Rabu, 17 Februari 2010

Cinta, kasih, sayang.


Cinta, kasih, sayang merupakan perasaan yang pasti dimiliki oleh semua orang. Orang butuh cinta, butuh mencintai dan dicintai, mengasihi dan dikasihi, menyayangi dan disayangi. Cinta, kasih, sayang bisa kepada siapa saja, kepada suami, isti, pacar, kakak, adik orang tua, Tuhan, negara. Beberapa orang membedakan cinta, kasih, sayang dalam 3 jenis menggunakan bahasa yunani yaitu eros, philia dan agape.
Eros adalah cinta antara laki-laki dan perempuan. Cinta yang mendasarkan diri pada hawa nafsu. Manusia memang diciptakan sepasang laki-laki dan perempuan, dan pada akhirnya mereka akan menikah. Cinta eros mendasari pernikahan tersebut. Kemungkinan pada akhirnya cinta eros tersebut akan berubah menjadi philia.
Philia adalah cinta yang tumbuh dari persahabatan yang mendalam, sangat dalam sehingga memberikan ikatan yang sangat kuat terhadap orang yang dikasihinya. Philia tidak berdasarkan hawa nafsu. Cinta philia ini bisa terjadi pada persahabatan maupun pada keluarga, antara kakak- adik, anak-orang tua. Persahabatan yang kuat berdasarkan pada philia, seperti yang tertulis bahwa "seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam setiap kesukaran'.
Cinta agape adalah cinta tertinggi, tidak ada manusia yang mampu mencintai secara agape. Cinta ini hanya dimiliki oleh Gusti Allah, cinta yang memberi tanpa syarat, tetap mencintai sekalipun disakiti ribuan kali, memberikan apa saja untuk yang dicintai.
Mencintai secara eros tidaklah salah, karena memang itu yang mendasari cinta kasih antara pria dan wanita, dan philia pun sangatlah indah, karena cinta yang melekat dalam persahabatan dan berusahalah untuk menjadi agape seperti cinta kasih Tuhan.
Yang penting disini adalah hikmat.

untuk sahabatku, lihatlah lebih dekat dan kau bisa menilai lebih bijaksana.

Rabu, 10 Februari 2010

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kita yang pernah belajar Bahasa Indonesia secara formal pasti sudah tahu bahwa untuk mencari suatu arti kata dalam Bahasa Indonesia kita bisa melihatya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). KBBI memberikan arti kata yang cukup lengkap, dan bahkan sering dipakai sebagai rujukan dari suatu paparan ilmiah tentang sebuah arti kata.
Namun tidak semua orang memiliki KBBI tersebut, kalo tidak salah, KBBI tersebut berbentuk buku yang tebal. Semakin tebal buku tersebut, maka semakin mahal harganya yang dikarenakan biaya produksi yang pasti juga semakin banyak, dan pada akhirnya tidak setiap orang bisa mempunyai KBBI, hanya orang-orang yang merasa bahwa dia sangat membutuhkannya saja yang mempunyai. Bahkan mungkin seorang Guru Bahasa Indonesia bisa saja tidak punya KBBI. Terus bagaimana cara kita mencari arti kata apabila mendadak pada suatu ketika kita butuh?
Beruntung Pusat Bahasa Diknas telah meluncurkan sebuah KBBI online, Yaitu KBBI Daring, bagi mereka yang mebutuhkan tapi tidak mempunyai bisa mengaksesnya secara online. Berikut ini adalah kutipan dari halaman depan KBBI Daring:

Selamat datang di KBBI Daring

Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dikenal dengan sebutan KBBI terbit pertama 28 Oktober 1988 saat Pembukaan Kongres V Bahasa Indonesia. Sejak itu kamus tersebut telah menjadi sumber rujukan yang dipercaya baik di kalangan pengguna di dalam maupun di luar negeri. Setiap ada permasalahan tentang kata, KBBI selalu dianggap sebagai jalan keluar penyelesaiannya. Selain muatan isi, KBBI memang disusun tidak sekadar sebagai sumber rujukan, tetapi menjadi sumber penggalian ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta peradaban Indonesia. Oleh karena itu, rujukan tersebut kemudian semakin mengakar di dalam kehidupan berbahasa Indonesia walaupun upaya penyempurnaan isi tidak selamanya mengimbangi perkembangan kosakata bahasa Indonesia.

KBBI daring ini merupakan upaya penyediaan kemudahan akses terhadap Kamus Besar Bahasa Indonesia di mana pun, kapan pun, dan siapa pun selama dapat memanfaatkan jaringan teknologi informasi dan komunikasi.

Pangkalan data KBBI daring ini diambil dari KBBI edisi III. Pemutakhiran dan penyempurnaan isi KBBI sedang dilakukan dan akan diterbitkan dalam edisi IV tahun ini. Tampilan antarmuka KBBI daring sengaja didesain dalam bentuk sederhana agar pengguna tidak menemukan kesulitan dalam penggunaan kamus ini.

Saran dan kritik Anda silakan kirimkan kepada Pusat Bahasa.

Jakarta, 4 Februari 2008

Dr. Dendy Sugono
Kepala Pusat Bahasa


Untuk itu silahkan bagi yang membutuhkan bisa mengaksesnya melalui situs ini:
http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/kbbi/

atau langsung klik di sini