Bagi yang tinggal di kota besar di Indonesia pasti tahu tentang keberadaan Taxi. Ada bermacam-macam taxi di Indonesia yang berasal dari perusahaan yang berbeda. Ada taxi yang menggunakan mobil jenis sedan (pada umumnya) dan ada juga taxi yang menggunakan mobil jenis MPV. Namun satu hal yang jelas kita lihat bahwa itu taxi adalah tanda-tanda yang jelas menunjukan bahwa mobil itu (apapun jenis mobilnya) adalah taxi. Salah satu hal yang menjadi tanda adalah adanya sebuah tanda/lampu di atas kap mobil. Di taxi yang masih normal, apabila tanda/lampu diatas mobil tersebut menyala maka berarti taxi itu kosong/tidak ada penumpang, dan bila tanda tersebut mati maka taxi tersebut sedang melayani penumpang. Taxi juga biasanya berkeliling kota untuk mencari penumpang. Memang ada beberapa taxi yang "mangkal" di beberapa spot tertentu, tapi sebagian besar sering berkeliling mencari penumpang.
Sekarang, apa hubungannya dengan pengendara berhelm kuning.
Bila ada yang pernah ke Kota Manokwari, Papua Barat, pasti mengerti maksud Pengendara Berhelm Kuning. Ya, itu adalah ciri khas dari ojek di Kota Manokwari. Trus apa hubungannya dengan taxi?
Menurut Kodok_legi, Para pengendara berhelm kuning inilah taxi di kota Manokwari. Karena seperti ciri-ciri taxi yang sudah disebutkan diatas, maka para tukang ojek tersebut bisa dilihat ciri sebagai berikut:
1. Mereka punya tanda/ciri khas yang menunjukan bahwa mereka ojek.
Tanda yang paling jelas adalah bahwa mereka pasti dan pasti memakai helm Kuning. Seperti taxi yang menggunakan lampu petunjuk di atas kap mobil, maka mereka pasti menggunakan helm kuning. Dan yang lebih menunjukan tanda tersebut adalah di bagian belakang helm tersebut, terdapat plat (semacam plat nomor kendaraan) yang di plat tersebut menunjukan angka-angka dan tulisan ojek.
Kodok_legi mengkonfirmasi kepada teman yang telah lama tinggal di Manokwari dan teman Kodok_legi menjelaskan bahwa ada semacam paguyuban di Manokwari yang menaungi ojek-ojek tersebut. Jadi apabila kita masuk panguyuban tersebut, maka mendapat semacam nomor anggota yang dipasang di bagian belakang helm yang pastinya berwarna kuning. Plat tersebut seolah menunjukan bahwa mereka adalah ojek resmi di kota Manokwari.
2. Para tukang ojek di Kota Manokwari berkeliling kota mencari mangsa??..... Pelanggan.
Seperti taxi yang kebanyakan berkeliling kota untuk mencari pelanggan, maka seperti itulah ojek di Kota Manokwari. Di setiap jalan pasti kita bisa melihat adanya ojek yang sedang berjalan tanpa pelanggan. Ojek tersebut biasanya mencari pelanggan. dan memang sangat mudah untuk mencari ojek, kita tinggal menunggu di pinggir jalan, maka pasti ada ojek yang akan lewat dan memberi tanda untuk menawarkan jasanya. Agak berbeda dengan ojek di jawa yang kebanyakan "mangkal" di beberapa spot, maka disini justru lebih sedikit yang "mangkal" di beberapa spot.
well, itulah ojek di kota Manokwari. Ada yang bilang no Pic = Hoax, maka Kodok_legi berikan pic yang blumayan cukup jelas (pengambilan foto di dalam mobil yang sedang berjalan atau sedang berhenti di lampu merah).
Senin, 21 Oktober 2013
Selasa, 15 Oktober 2013
Pulau Mansinam Di Manokwari
Bagi beberapa orang, mungkin nama Pulau Mansinam cukup asing di telinga. Dimanakah letak pulau tersebut? Namun apabila pertanyaan tersebut ditanyakan kepada penduduk di kota Manokwari Papua Barat, maka bisa dikatakan hampir semua orang tahu tempat/lokasi pulau tersebut.
Pulau Mansinam jika kita mencari di search engine yang tersedia di internet maka akan menunjukan bahwa pulau tersebut menjadi salah satu ikon sejarah di Kota Manokwari. Di pulau inilah pertama kali injil datang. Pulau ini tempat misionaris yang membawa injil (agama kristen) mendarat di Papua dan memulai pelayanannya. Untuk lebih jelas tentang cerita kedatangan misionaris tersebut bolehlah di cari di halaman wikipedia maupun halaman internet yang lain yang menunjukan dengan mendetil sejarah Pulau Mansinam.
Kali ini Kodok_legi berkesempatan mengunjungi Pulau Mansinam. Kebetulan Kodok_legi sedang bertugas di Manokwari, dan kemudian melepaskan penat dengan berwisata ke Pulau Mansinam. Untuk menuju kesana dari Kota Manokwari cukup mudah. Banyak ojek yang pastinya bersedia mengantar ke pelabuhan untuk menuju Pulau Mansinam. Ojek di Kota Manokwari gampang dikenali. Terutama dengan tanda berupa helm berwarna kuning dan terdapat semacam plat yang berisi angka-angka yang menempel di bagian belakang helm tersebut. Tidak seperti ojek di pulau jawa yang kebanyakan mangkal di suatu tempat, ojek di Manokwari ini lebih sering berkeliling mencari pelanggan.
Apabila kita membawa mobil sendiri, cukup arahkan mobil ke arah pelabuhan atau ke arah jalan pasir putih. Nantinya kita akan melewati rumah sakit daerah dan kemudian setelah beberapa saat akan melewati sebuah gereja di sebelah kiri (Gereja Kwawi). Beberapa meter di depan gereja tersebut di sebelah kanan akan terdapat pelabuhan kecil yang menjorok ke laut. Pelabuhan yang cukup untuk perahu kecil (semacam perahu nelayan) yang menggunakan mesin motor tempel. Dipelabuhan kecil tersebut juga terdapat halaman yang cukup untuk memuat kurang lebih 7 mobil (bila di tata dengan benar).
Masyarakat di sana sangat ramah ketika Kodok_legi tanya (tentunya harus dengan sopan) mengenai cara kita ke pulau Mansinam. Ternyata di pelabuhan tersebut merupakan tempat perahu-perahu yang biasa menyeberangkan orang dari Kota Manokwari ke Pulau Mansinam (baik penduduk maupun turis). Perahu-perahu tersebut diatas semacam angkot air. Kita bisa menyewa perahu tersebut untuk mengantar (tentunya setelah negoisasi tentang harga). Dengan perahu tersebut kita bisa datang ke Pulau Mansinam maupun pulau di sebelahnya yaitu Pulau Lemon.
Pemandangan di Pulau Mansinam sangat indah, pasir putih yang lembut, air yang jernih, sangat cocok bagi yang ingin berenang. Arus air yang tidak begitu deras cocok juga bagi yang ingin snorkeling. Cuma kita harus pintar-pintar mencari lokasi snorkeling. Kodok_legi tidak banyak memfoto hari ini hanya dua foto ini yang bisa Kodok_legi tampilkan. Bila ingin tahu lebih lagi, silahkan datang ke Pulau Mansinam
Pulau Mansinam jika kita mencari di search engine yang tersedia di internet maka akan menunjukan bahwa pulau tersebut menjadi salah satu ikon sejarah di Kota Manokwari. Di pulau inilah pertama kali injil datang. Pulau ini tempat misionaris yang membawa injil (agama kristen) mendarat di Papua dan memulai pelayanannya. Untuk lebih jelas tentang cerita kedatangan misionaris tersebut bolehlah di cari di halaman wikipedia maupun halaman internet yang lain yang menunjukan dengan mendetil sejarah Pulau Mansinam.
Kali ini Kodok_legi berkesempatan mengunjungi Pulau Mansinam. Kebetulan Kodok_legi sedang bertugas di Manokwari, dan kemudian melepaskan penat dengan berwisata ke Pulau Mansinam. Untuk menuju kesana dari Kota Manokwari cukup mudah. Banyak ojek yang pastinya bersedia mengantar ke pelabuhan untuk menuju Pulau Mansinam. Ojek di Kota Manokwari gampang dikenali. Terutama dengan tanda berupa helm berwarna kuning dan terdapat semacam plat yang berisi angka-angka yang menempel di bagian belakang helm tersebut. Tidak seperti ojek di pulau jawa yang kebanyakan mangkal di suatu tempat, ojek di Manokwari ini lebih sering berkeliling mencari pelanggan.
Apabila kita membawa mobil sendiri, cukup arahkan mobil ke arah pelabuhan atau ke arah jalan pasir putih. Nantinya kita akan melewati rumah sakit daerah dan kemudian setelah beberapa saat akan melewati sebuah gereja di sebelah kiri (Gereja Kwawi). Beberapa meter di depan gereja tersebut di sebelah kanan akan terdapat pelabuhan kecil yang menjorok ke laut. Pelabuhan yang cukup untuk perahu kecil (semacam perahu nelayan) yang menggunakan mesin motor tempel. Dipelabuhan kecil tersebut juga terdapat halaman yang cukup untuk memuat kurang lebih 7 mobil (bila di tata dengan benar).
Masyarakat di sana sangat ramah ketika Kodok_legi tanya (tentunya harus dengan sopan) mengenai cara kita ke pulau Mansinam. Ternyata di pelabuhan tersebut merupakan tempat perahu-perahu yang biasa menyeberangkan orang dari Kota Manokwari ke Pulau Mansinam (baik penduduk maupun turis). Perahu-perahu tersebut diatas semacam angkot air. Kita bisa menyewa perahu tersebut untuk mengantar (tentunya setelah negoisasi tentang harga). Dengan perahu tersebut kita bisa datang ke Pulau Mansinam maupun pulau di sebelahnya yaitu Pulau Lemon.
Pemandangan di Pulau Mansinam sangat indah, pasir putih yang lembut, air yang jernih, sangat cocok bagi yang ingin berenang. Arus air yang tidak begitu deras cocok juga bagi yang ingin snorkeling. Cuma kita harus pintar-pintar mencari lokasi snorkeling. Kodok_legi tidak banyak memfoto hari ini hanya dua foto ini yang bisa Kodok_legi tampilkan. Bila ingin tahu lebih lagi, silahkan datang ke Pulau Mansinam
Jumat, 22 Juli 2011
Wow, Life is amazing

Ternyata hidup itu begitu menakjubkan. Melihat kehidupan manusia, ketika masih dalam kandungan ibu, terlahir kedunia sebagai seorang bayi, beranjak dewasa sampai dengan masa tuanya. mungkin terlihat seperti hal yang biasa saja, tapi sebenarnya adalah hal yang luar biasa, bagaimana berasal dari 2 sel menjadi manusia dewasa yang terdiri dari organ tubuh yang sangat kompleks. Sungguh menakjubkan.
Kodok_legi sekarang telah mempunyai keturunan, dia adalah Singa Berhati Emas. Perasaan yang timbul dalam hati Kodok_legi sangatlah meluap-luap. Benar-benar menakjubkan bagaimana bayi itu ada. Kodok_legi mengetahuinya karena ketika Singa Berhati Emas masih dalam kandungan, Kodok_legi selalu berusaha untuk menyapa berkomunikasi. Ketika Singa Berhati Emas telah lahir, mengirup udara bumi ini, tiada hari tanpa Kodok_legi menyapa, bercanda dengan Singa Berhati Emas.
Mempunyai anak merupakan pengalaman yang menakjubkan bagi Kodok_legi, hal ini berarti Kodok_legi harus dan mau tidak mau harus menjadi lebih dewasa lagi. Hal ini merubah paradigma Kodok_legi. Yang semula Kodok_legi hanya melihat hutan tempat tinggalnya saja, sekarang Kodok_legi harus juga melihat bahwa di luar hutan tempat tinggalnya ada ruangan lain yang bisa di eksplorasi. Mencari kebijaksanaan dari penghuni bumi yang lain.
Life is Amazing.
Kodok_legi sekarang telah mempunyai keturunan, dia adalah Singa Berhati Emas. Perasaan yang timbul dalam hati Kodok_legi sangatlah meluap-luap. Benar-benar menakjubkan bagaimana bayi itu ada. Kodok_legi mengetahuinya karena ketika Singa Berhati Emas masih dalam kandungan, Kodok_legi selalu berusaha untuk menyapa berkomunikasi. Ketika Singa Berhati Emas telah lahir, mengirup udara bumi ini, tiada hari tanpa Kodok_legi menyapa, bercanda dengan Singa Berhati Emas.

Mempunyai anak merupakan pengalaman yang menakjubkan bagi Kodok_legi, hal ini berarti Kodok_legi harus dan mau tidak mau harus menjadi lebih dewasa lagi. Hal ini merubah paradigma Kodok_legi. Yang semula Kodok_legi hanya melihat hutan tempat tinggalnya saja, sekarang Kodok_legi harus juga melihat bahwa di luar hutan tempat tinggalnya ada ruangan lain yang bisa di eksplorasi. Mencari kebijaksanaan dari penghuni bumi yang lain.
Life is Amazing.
Sabtu, 28 Mei 2011
Menjadi yang Lebih baik
Menjadi lebih baik berarti tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Menjadi lebih baik berarti menghargai orang lain seperti menghargai diri sendiri.
Menjadi lebih baik berarti bangkit kembali ketika terjatuh.
Menjadi lebih baik berarti tidak masa bodoh dengan lingkungan sekitar.
Menjadi lebih baik berarti bertanggung jawab dalam setiap perkara yang ditanggungkan.
Menjadi lebih baik berarti tidak menganggap rendah orang lain.
Menjadi lebih baik berarti sabar ketika situasi tidak seperti yang dikehendaki.
Menjadi lebih baik berarti memberikan usaha maksimal dalam setiap tugas.
Menjadi lebih baik berarti mau memperbaiki diri.
Menjadi lebih baik berarti berusaha, berusaha dan berusaha..
Menjadi lebih baik berarti menghargai orang lain seperti menghargai diri sendiri.
Menjadi lebih baik berarti bangkit kembali ketika terjatuh.
Menjadi lebih baik berarti tidak masa bodoh dengan lingkungan sekitar.
Menjadi lebih baik berarti bertanggung jawab dalam setiap perkara yang ditanggungkan.
Menjadi lebih baik berarti tidak menganggap rendah orang lain.
Menjadi lebih baik berarti sabar ketika situasi tidak seperti yang dikehendaki.
Menjadi lebih baik berarti memberikan usaha maksimal dalam setiap tugas.
Menjadi lebih baik berarti mau memperbaiki diri.
Menjadi lebih baik berarti berusaha, berusaha dan berusaha..
Langganan:
Postingan (Atom)




